Indonesia Bukanlah Masa Lalu Asia

November 5, 2012 oleh : BHP UMY

Bangkitnya Negara Asia saat ini sudah menjadi sorotan setiap Negara di seluruh dunia. Orang-orang bahkan acapkali memprediksikan kebangkitan perekonomian Asia dalam jangka waktu kurang dari 20 tahun. Bahkan Indonesia telah diprediksikan sebagai salah satu negara dengan tingkat ekonomi tinggi setelah Negara China, US, India, Japan, Brazil, Russia. Oleh karena itu, saat ini Indonesia bukanlah masa lalu Asia justru Indonesia merupakan masa depan Asia.

Penjelasan itu dipaparkan oleh Prof. Dr. H. Bambang Cipto, MA selaku pembantu rektor 1 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam seminar “Cooperation Among Universities in The Asia Pacific” bertempat di Ruang Sidang AR Fachrudin A pada Sabtu, (3/11). Turut hadir dalam acara tersebut yakni Rektor UMY, Ir. M. Dasron Hamid, M.Sc., dan Taiji Wake, MA dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Expert, serta Widya Paramitha dari Pusat Studi Korea Universitas Gajah Mada Yogyakarta.

Lebih lanjut Bambang memprediksi di tahun 2030 nanti Indoensia akan menjadii negara dengan perekonomian terbesar di dunia sehingga berimplikasi pada munculnya ragam tantangan bagi setiap orang Indonesia.

“Untuk menghadapi tantangan tersebut amat diperlukan pembangunan kerjasama antar universitas-universitas di Indonesia dengan universitas-universitas asing sebagai jalan untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia,” jelasnya.

Selain Bambang, Taiji menerangkan bahwa Jepang adalah salah satu negara yang juga diprediksikan menjadi masa depan Asia untuk itu Jepang selalu berupaya untuk bekerjasama dengan Negara lain dalam bidang pendidikan. Menurutnya penting bagi Negara Jepang untuk terus melakukan kerjasama antar universitas di seluruh dunia.

“Pemerintah Jepang telah menyediakan beasiswa bagi mahasiswa Jepang untuk keluar negeri. Selain itu menyediakan peluang bagi mahasiswa asing untuk belajar di Jepang,” tuturnya.

Terakhir Widya menerangkan bahwa Korea pernah menjadi Negara termiskin di dunia pada tahun 1950. Belajar dari hal tersebut Korea serta merta mengembangkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan. Cara yang dilakukan Korea telah berhasil hal ini ditandai dengan tingkat IQ Korea secara nasional adalah yang tertinggi di dunia.

“Oleh karena itu, kerjasama Indonesia dan Korea sangat penting bagi kedua Negara. Indonesia dapat belajar bagaimana orang Korea mengintegrasikan soft skill dan nasionalisme dalam pendidikan. Indonesia juga dapat mempelajari teknologi dan cara kerja orang Korea yang sangat efektif dan efisien. Hal ini sangat penting untuk mengembangkan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi,” tegasnya.