Hanafi Rais Ajak Anak Yatim Berani Bermimpi, RDK UMY Buka Bersama 1000 Anak Yatim

Juli 22, 2013 oleh : BHP UMY

SONY DSCIndonesia adalah negara yang kaya, namun masih memiliki pekerjaan besar yaitu menghasilkan pemimpin yang hebat dan dicintai rakyatnya. Salah satu kunci untuk bisa menjadi pemimpin hebat tersebut ialah berani bermimpi besar, karena impian merupakan bahan bakar utama kesuksesan.

Hal tersebut disampaikan Hanafi Rais dalam kesempatan Buka Bersama Sahabat (Bersahabat) 1000 anak yatim dan dhuafa, yang diselenggarakan oleh Panitia Ramadhan Di Kampus (RDK UMY) bekerjasama dengan Dompet Peduli Umat Daarut Tauhid (DPDT), bertempat di gedung Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Minggu sore (21/7).

Dalam ceramah singkatnya, Hanafi Rais berpesan kepada seluruh anak yatim dan dhuafa yang hadir, untuk memiliki impian atau mimpi yang tinggi. “Beranilah bermimpi dan membuat impian yang besar, jangan yang biasa-biasa saja. Dan impian kalian itu tingginya harus melebihi langit. Karena dari impian itu kalian bisa meraih kesuksesan,” tuturnya.
Namun Hanafi juga mengingatkan agar impian itu tidak hanya ada dalam kepala saja, tanpa ada doa dan usaha untuk mewujudkannya. “Buatlah mimpi kalian sedetail mungkin dan teruslah berdoa pada Allah, serta berikhtiarlah dengan sungguh-sungguh. Dan saya berharap pemimpin hebat tersebut akan lahir diantara kita semua yang hadir di sini sekarang”, ujar Hanafi.

Disamping itu, Chandra Ardi selaku ketua pelaksana kegiatan tersebut juga menambahkan dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban mereka dan menumbuhkan kesadaran untuk bersama-sama membantu dan mendukung anak yatim. “Mereka adalah bagian dari kita yang harus kita dukung. Dan satu hari ini diharapkan bisa membantu meringankan beban yang mereka tanggung, dan bisa mensejahterakan anak yatim,” ujar mahasiswa Teknik Mesin UMY tersebut.

Kegiatan yang didukung oleh Takmir Masjid K.H. Ahmad Dahlan UMY dan juga Senyum Comunity tersebut bertemakan “Satu kebersamaan dan kesatuan untuk satu dukungan”. Acara tersebut diikuti oleh 23 Panti Asuhan Se DIY seperti Panti Asuhan Aisiyah, Putra Sajadah, Muhammadiyah Kulon Progo dan juga beberapa kaum Dhuafa.

Acara Bersahabat 1000 anak yatim tersebut sebelumnya diawali dengan dengan sholat zuhur berjamaah. Kemudian diisi dengan lomba menggambar kaligrafi dan beberapa hiburan. Diantaranya seperti musisi malioboro, pantonim, dan juga peformance dari beberapa panti asuhan berupa musik akustik dan tari saman.