<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Muhammadiyah Yogyakarta</title>
	<atom:link href="http://www.umy.ac.id/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.umy.ac.id</link>
	<description>Unggul dan Islami</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 May 2013 10:49:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Mahathir Global Peace School</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/mahathir-global-peace-school.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/mahathir-global-peace-school.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 10:49:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Web UMY</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6737</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/mgpsleaflet.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-6738" alt="mgpsleaflet" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/mgpsleaflet.jpg" width="720" height="1020" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/mahathir-global-peace-school.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar nasional &#8220;Pengaruh Dinamika Politik 2014 Terhadap Ekonomi Indonesia&#8221;</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/seminar-nasional-pengaruh-dinamika-politik-2014-terhadap-ekonomi-indonesia.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/seminar-nasional-pengaruh-dinamika-politik-2014-terhadap-ekonomi-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 10:13:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin Web UMY</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6734</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/pengaruhdinamika.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-6735" alt="pengaruhdinamika" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/pengaruhdinamika.jpg" width="980" height="350" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/seminar-nasional-pengaruh-dinamika-politik-2014-terhadap-ekonomi-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>American Corner UMY Bekali Anak Pendidikan Cinta Lingkungan Melalui Lomba Menggambar</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/american-corner-umy-bekali-anak-pendidikan-cinta-lingkungan-melalui-lomba-menggambar.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/american-corner-umy-bekali-anak-pendidikan-cinta-lingkungan-melalui-lomba-menggambar.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 11:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6727</guid>
		<description><![CDATA[Kurang pedulinya generasi muda terhadap lingkungan saat ini menimbulkan kekhawatiran. Hal tersebut menggerakkan American Corner Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk membuat lomba menggambar bertajuk “Save The Earth” dengan menggambar pemandangan lingkungan sekitar. Acara yang berlangsung Rabu pagi (15/5) di kampus terpadu UMY menyasar anak – anak usia sekolah dasar (SD) bertujuan agar mereka lebih peduli terhadap [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" align="center"><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_6625.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6729" alt="IMG_6625" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_6625-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Kurang pedulinya generasi muda terhadap lingkungan saat ini menimbulkan kekhawatiran. Hal tersebut menggerakkan American Corner Universitas Muhammadiyah Yogyakarta untuk membuat lomba menggambar bertajuk “Save The Earth” dengan menggambar pemandangan lingkungan sekitar. Acara yang berlangsung Rabu pagi (15/5) di kampus terpadu UMY menyasar anak – anak usia sekolah dasar (SD) bertujuan agar mereka lebih peduli terhadap lingkungan.</p>
<p style="text-align: justify;">“Lomba ini sengaja kita gelar untuk mengajarkan anak- anak agar mencintai lingkungan, kondisi saat ini memprihatinkan banyak generasi muda buang sampah sembarangan, pakai air dan listrik semaunya,” ungkap Muhammad Abas selaku ketua panitia dan kordinator program American Corner UMY .</p>
<p style="text-align: justify;">Abas yang ditemui di American Corner UMY seusai acara menjelaskan, memberi pendidikan cinta lingkungan dengan cara – cara kreatif seperti menggambar merupakan cara yang tepat untuk di terapkan pada anak – anak usia dini. Hal itu, lanjut Abas, bertujuan agar mereka sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sejak usia sedini mungkin dan dapat dijadikan kebiasaan hingga dewasa. “Anak – anak masih polos untuk ditanami pemahaman agar peduli lingkungan, kalau yang sudah dewasa sudah punya pola pikir masing – masing, kalau anak – anak masih bisa kita kendalikan, mau dibawa ke arah positif atau negatif” ungkapnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain untuk menumbuhkan kepedulian anak – anak kepada lingkungan, acara yang dibuka dengan melepaskan balon ke udara di lapangan bintang UMY itu juga memiliki tujuan agar anak – anak SD tidak asing dengan universitas khususnya UMY. “Selain untuk lomba acara ini juga tujuannya untuk mendukung program UMY yang sudah dinobatkan sebagai salah satu green campus dan supaya mereka akrab dan tahu tentang UMY sebagai kampus yang juga peduli terhadap lingkungan” papar Abas.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-6728" alt="IMG_6721" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_6721-300x225.jpg" width="300" height="225" /></p>
<p style="text-align: justify;">Lomba menggambar yang terbuka untuk seluruh siswa sekolah dasar di DIY tersebut diikuti oleh 47 orang peserta. Keluar sebagai juara I atas nama M. Zaki Kusnail siswa SD IT Insan Utama, Juara II jatuh kepada Dewi Dayati siswi SD Karang Jati, dan Juara III diraih oleh M. Ikbal Khaini yang juga berasal dari SD IT Insan Utama, Taman Tirto. Masing – masing juara dalam lomba ini diberikan hadiah berupa trophy dan uang pembinaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/american-corner-umy-bekali-anak-pendidikan-cinta-lingkungan-melalui-lomba-menggambar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa UMY Kembangkan Alat Pendeteksi Pembuluh Darah Balita</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/mahasiswa-umy-kembangkan-alat-pendeteksi-pembuluh-darah-balita.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/mahasiswa-umy-kembangkan-alat-pendeteksi-pembuluh-darah-balita.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 09:50:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[UMY On Media]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6722</guid>
		<description><![CDATA[Pembuluh darah pada balita sangat rentan akan potensi kerusakan pembuluh darah jika terjadi kesalahan penyuntikan. Untuk itu perlu adanya sebuah alat yang mampu mendeteksi pembuluh darah balita untuk meminimalisir kesalahan tersebut. Demikian disampaikan oleh Ade Pajar Pirdianto, Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang mengembangkan teknologi untuk pendekteksi pembuluh darah balita, Rabu (15/05) di [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_2077.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6723" style="border: 2px solid black; margin: 5px;" alt="_MG_2077" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_2077-300x200.jpg" width="300" height="200" /></a>Pembuluh darah pada balita sangat rentan akan potensi kerusakan pembuluh darah jika terjadi kesalahan penyuntikan. Untuk itu perlu adanya sebuah alat yang mampu mendeteksi pembuluh darah balita untuk meminimalisir kesalahan tersebut.</p>
<p>Demikian disampaikan oleh Ade Pajar Pirdianto, Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang mengembangkan teknologi untuk pendekteksi pembuluh darah balita, Rabu (15/05) di Kampus Terpadu UMY. Alat yang akan diikutsertakan dalam Lomba Cipta Elektroteknik Nasional (LCEN) tanggal 16-17 Mei di Surabaya ini terdiri dari Ade Pajar Pirdianto, Muholidin, dan Aan Kurniawan.</p>
<p>Ade menuturkan bahwa alat ini digunakan untuk membantu tim medis baik di rumah sakit maupun Puskesmas dalam melakukan penyuntikan pada balita. &#8220;Terkadang tim medis juga mengalami kesulitan untuk melihat dimana letak pembuluh darah pada bayi, dengan adanya alat yang dirancang dengan sinar yang bisa menembus pembuluh darah ini dirasa cocok untuk membantu pekerjaan para medis,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ade menjelaskan bahwa alatnya ini merupakan lanjutan dari alat pendeteksi pembuluh darah balita yang sebelumnya sudah pernah diciptakan oleh alumni Teknik Elektro UMY Fajar Harianto. &#8220;Kami bertiga mengembangkannya menjadi lebih baik dan lebih efisien. Pada alat sebelumnya hanya digunakan untuk bayi usia kurang dari tiga bulan, sekarang kami mengembangkannya sampai usia dua tahun,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Selain itu, Muholidin memaparkan bahwa cara kerja alat ini pun sangat mudah, hanya meletakan tangan bayi diatas alat ini maka pembuluh darah bayi tersebut akan terlihat. &#8220;Hal ini dikarenakan kita menggunakan sinar Led 4 pin yang memiliki kekuatan bias cahaya melebihi sinar Led lainnya, sehingga pembuluh darah pun bisa terlihat jelas,&#8221; paparnya.</p>
<p>Alat ini juga sangat efisien, lanjut mahasiswa angkatan 2011, bisa dilihat dari bentuknya yang sangat ringan dan mudah untuk dibawa &#8220;Alat seperti ini memang ada di rumah sakit besar dan bentuk alatnya pun tidak seminimalis alat kami, sehingga memudahkan penggunanya,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Disamping itu, Aan menuturkan bahwa alat yang sebelumnya sudah diuji pada balita usia dua tahun ini berhasil lolos babak kualifikasi dari LCEN bidang biomedik. &#8220;Kami sangat bangga karena alat kami akan bersaing dengan penemuan lain dari seluruh universitas di Indonesia nantinya, kami berharap bisa menjadi yang terbaik dan juga alat pendeteksi pembuluh darah balita ini bisa dimanfaatkan di dunia kesehatan,&#8221; tuturnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/mahasiswa-umy-kembangkan-alat-pendeteksi-pembuluh-darah-balita.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peduli Lingkungan, UMY Olah Limbah Pertanian dan Sampah Rumah Tangga</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/peduli-lingkungan-umy-olah-limbah-pertanian-dan-sampah-rumah-tangga.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/peduli-lingkungan-umy-olah-limbah-pertanian-dan-sampah-rumah-tangga.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 11:20:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6716</guid>
		<description><![CDATA[Sampah yang ada di sekitar kita sebenarnya bisa dimanfaatkan jika kita bisa mengolahnya menjadi barang-barang bermanfaat bahkan sampah itu bisa dijadikan kompos. Demikian disampaikan oleh Ir. Agung Astuti, MSi dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam acara &#8220;Pelatihan Pembuatan Kompos Limbah Pertanian/Sampah Rumah Tangga&#8221; , Jumat (10/05) di Laboratorium Teknik Mesin Kampus Terpadu UMY. Pelatihan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_1852.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6717" style="border: 4px solid black; margin: 4px;" alt="_MG_1852" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_1852-300x200.jpg" width="300" height="200" /></a>Sampah yang ada di sekitar kita sebenarnya bisa dimanfaatkan jika kita bisa mengolahnya menjadi barang-barang bermanfaat bahkan sampah itu bisa dijadikan kompos.</p>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">Demikian disampaikan oleh Ir. Agung Astuti, MSi<span style="color: #000000;"> dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam acara &#8220;Pelatihan Pembuatan Kompos Limbah Pertanian/Sampah Rumah Tangga&#8221; , Jumat (10/05) di Laboratorium Teknik Mesin Kampus Terpadu UMY. Pelatihan ini ditujukan untuk seluruh cleaning service UMY agar bisa memanfaatkan sampah-sampah yang ada. </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Agung menjelaskan bahwa hal ini adalah salah satu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan khususnya disekitar kampus UMY . &#8220;Sampah-sampah itu belum bisa dimanfaatkan karena belum di pilah-pilah sehingga kita kesulitan untuk membuatnya menjadi kompos maupun barang-barang bermanfaat lainnya,&#8221; jelasnya.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Untuk itu, lanjut dosen Fakultas Pertanian UMY ini perlu adanya pemisahan antara sampah organik dan anorganik. &#8220;Dengan memisahkan sampah Plastik, kertas, mapun dedaunan maka pengolahan sampah akan lebih mudah. Hal ini juga menjadi pelajaran berharga bagi civitas akademika UMY untuk bisa membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan,&#8221; tandasnya.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Agung memaparkan bahwa untuk mengolah sampah-sampah yang ada juga menggunakan alat yang diciptakan oleh salah satu mahasiswa teknik mesin UMY. &#8220;Sayang sekali, jika mahasiswa kita sudah membuat alat-alat yang luar biasa jika tidak kita manfaatkan. Untuk itu, untuk pengolahan sampah menjadi kompos sendiri menggunakan mesin dari mahasiswa UMY sendiri,&#8221; paparnya.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Selain itu, sampah plastik yang ada juga bisa digunakan untuk berbagai macam kerajinan. &#8220;Kita bisa membuat tas ataupun pernak pernik lainnya dari sampah plastik yang ada, selain itu adanya pengolahan sampah akan membuat UMY memiliki bank sampah sendiri yang bisa didaur ulang nantinya,&#8221; pungkasnya. </span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> </span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/peduli-lingkungan-umy-olah-limbah-pertanian-dan-sampah-rumah-tangga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hasil Seleksi Calon Mahasiswa Baru UMY Gelombang 1 TA. 2013/2014</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/penmaru/hasil-seleksi-calon-mahasiswa-baru-umy-gelombang-1-ta-20132014.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/penmaru/hasil-seleksi-calon-mahasiswa-baru-umy-gelombang-1-ta-20132014.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 00:01:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penmaru</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Penmaru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6708</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/penmaru/hasil-seleksi-calon-mahasiswa-baru-umy-gelombang-1-ta-20132014.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Respon JSTT Atas Somasi TPK</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/6703.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/6703.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 11:15:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6703</guid>
		<description><![CDATA[Menanggapi somasi terbuka yang dilayangkan Tim Pembela Kretek melalui surat kabar Kedaulatan Rakyat edisi Sabtu Pon, 4 Mei 2013, Forum Jogja Sehat Tanpa Tembakau Jumat pagi ini (10/5) menggelar jumpa pers di Asri Medical Center (AMC) Wirobrajan. Dalam keterangannya kepada wartawan Dr. H. Soegito, M.Si selaku ketua Forum Jogja Sehat Tanpa Tembakau menyampaikan beberapa poin, [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_1805.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6704" style="border: 4px solid black; margin: 4px;" alt="_MG_1805" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_1805-300x200.jpg" width="300" height="200" /></a>Menanggapi somasi terbuka yang dilayangkan Tim Pembela Kretek melalui surat kabar Kedaulatan Rakyat edisi Sabtu Pon, 4 Mei 2013, Forum Jogja Sehat Tanpa Tembakau Jumat pagi ini (10/5) menggelar jumpa pers di Asri Medical Center (AMC) Wirobrajan. Dalam keterangannya kepada wartawan Dr. H. Soegito, M.Si selaku ketua Forum Jogja Sehat Tanpa Tembakau menyampaikan beberapa poin, diantaranya, dalam nama “Jogja Sehat Tanpa Tembakau” sama sekali tidak mengandung makna bahwa tanaman tembakau adalah tanaman yang tidak bermanfaat.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut, Sogeito menyampaikan karena JSTT selama ini tidak memiliki kegiatan yang berkaitan dengan tanaman dan petani tembakau. Namun, kata Soegito, JSTT melakukan kegiatan yang lebih bersifat memberikan advokasi pelayanan kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok rentan, sehingga aktivitas JSTT tidak bergerak pada bidang pengendalian tanaman tembakau seperti yang disampaikan dalam somasi terbuka oleh Tm Pembela Kretek (TPK) pada harian Kedaulatan Rakyat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Terkait adanya tuntutan untuk menghapus nama “Jogja Sehat Tanpa Tembakau” karena dianggap telah menyesatkan dan menciptakan opini buruk tentang tanaman tembakau oleh TPK, Soegito menyampaikan bahwa kata “Jogja” dipilih karena Forum yang ia pimpin didukung berbagai elemen masyarakat dan pemerintahan di DIY. Sedangkan kata “Sehat”, kata Soegito, memberi penekanan pada upaya untuk mewujudkan masyarkat yang sehat serta melindungi masyarakat dari dari adiksi rokok mapun asap rokok yang ditimimbulkan orang lain. Serta untuk memfokuskan upaya meningkatkan perilaku sehat bagi masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu kata “Tanpa Tembakau” -yang dipermasalahkan oleh Tim Pembela Kretek &#8211; digunakan JSTT karena mengandung makna bahwa cara untuk meujudkan hidup sehat salah satunya dengan menghindari produk tembakau yaitu rokok dan bukan berarti anti tembakau. “Tembakau bukan masalah tapi mengatur perilaku merokok” paparnya. Soegito menekankan istilah “Tembakau” diambil dari istilah internasional yakni “Tobacco” dimana istilah tersebut mengandung makna sebagai produk olahan tembakau yang merujuk pada rokok. Istilah itu, lanjut Soegito, telah lazim digunakan dalam semua kalangan internasional maupun lokal. Ia mencontohkan tanggal 31 Mei sebagai “hari tanpa tembakau sedunia” dan bukan menggunakan istilah “hari tanpa rokok sedunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih jauh Soegito menjelaskan, aktivitas JSTT selama ini tidak pernah bersinggungan dengan larangan menanam tembakau bagi petani tembakau. Namun kegiatan JSTT selama ini berfokus melakukan advokasi litigasi di DIY untuk menetapkan Perda KTR yang telah menjadi perintah Undang-undang dan menjadi hak serta kewajiban pemerintah bersama masyarakat terkait penetapan KTR itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan melihat fakta yang ia sampaikan, Soegito menepis tudingan TPK yang menyatakan kegitan JSTT menyebabkan kerugian kepada petani tembakau. “Tuduhan terhadap JSTT tersebut tidak benar karena tidak berdasarkan data dan fakta yang benar” imbuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kendati disomasi, ia menyatakan pihaknya selalu siap untuk berdialog dan menjalin hubungan baik serta bermitra dengan siapa saja. “JSTT berharap dapat berdiskusi dan bermitra dengan siapa termasuk TPK, tetapi kalau merokok jangan di dekat saya” tutup Soegito.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/6703.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buya : Banyak Politisi Instan di Indonesia</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/buya-banyak-politisi-instan-di-indonesia.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/buya-banyak-politisi-instan-di-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 May 2013 11:11:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6699</guid>
		<description><![CDATA[Cita-cita kemerdekaan Indonesia yang sangat hebat tidak seperti realita yang ada saat ini. Hal tersebut diperburuk oleh banyaknya politisi yang muncul pasca reformasi merupakan politisi instan. Serta pembentukan kultur bangsa Indonesia yang belum selesai. Sehingga diperlukan pemikiran yang radikal untuk memikirkan Islam dan Indonesia kedepan. Demikian disampaikan Prof. Dr. Ahmad Syafi&#8217;i Maarif dalam acara bertajuk [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_1928.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-6700" style="border: 4px solid black; margin: 4px;" alt="_MG_1928" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/MG_1928-300x200.jpg" width="300" height="200" /></a>Cita-cita kemerdekaan Indonesia yang sangat hebat tidak seperti realita yang ada saat ini. Hal tersebut diperburuk oleh banyaknya politisi yang muncul pasca reformasi merupakan politisi instan. Serta pembentukan kultur bangsa Indonesia yang belum selesai. Sehingga diperlukan pemikiran yang radikal untuk memikirkan Islam dan Indonesia kedepan.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian disampaikan Prof. Dr. Ahmad Syafi&#8217;i Maarif dalam acara bertajuk Political Gathering Songsong Pemilu 2014 “Membangun Etika Politik Dalam Ranah Publik” di Gedung Ar Fahrudin A lantai 5 Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Sabtu, (11/5). Acara yang diselenggarakan oleh Program Doktor UMY juga menghadirkan Prof. Dr. Abd. Munir Mulkhan, S.U. yang merupakan seorang budayawan</p>
<p style="text-align: justify;">Buya menilai saat ini banyak politisi yang muncul secara instan itu  tidak disertai persiapan yang matang. “Kebayakan Politisi yang muncul pasca reformasi adalah politisi instan karena kurang ilmu dan minim persiapan yang nantinya akan berpengaruh terhadap moral bangsa Indonesia” jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Buya memaparkan bahwa beberapa penyebab dari ketidaksiapan para politisi adalah pembentukan kultur bangsa yang belum selesai. &#8220;Hal itu ditandai dengan belum dijadikannya kebudayaan nasional sebagai salah satu pedoman dalam berpolitik, selain itu adanya partai islam pun tidak bisa membuat moral bangsa kita semakin baik,&#8221; paparnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Guru besar yang pernah menjabat sebgai Ketua Umum Muhammadiyah itu berpesan bagi kader Muhammadiyah yang ingin terjun ke dunia politik untuk lebih mempersiapkan diri dengan baik dan memiliki visi jauh kedepan. “Lidah harus dilatih supaya tangkas agar tidak kalah dan harus memiliki visi karena kekuasaan tanpa visi adalah destruktif karena selama ini ia menganggap politisi yang berasal dari Muhammadiyah masih kalah dengan poltisi lain&#8221;,  jelasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, Munir menuturkan bahwa Muhammadiyah tidak cukup hanya melarang aktivisnya untuk terlibat politik praktis. &#8220;Justru yang diperlukan adalah menyiapkan kader bertalenta politik yang tumbuh menjadi politis yang bermoral dan beretika serta memiliki tujuan bagi rakyat,&#8221; tuturnya.</p>
<p style="text-align: justify;">untuk itu, lanjut salah satu budayawan Indonesia ini perlu adanya pendidikan politik bagi para politisi. &#8220;Selain itu, Muhammadiyah juga berperan dalam memaparkan kepada masyarakat mana politisi yang bermoral dan yang tidak, yang terdidik dan yang tidak sehingga masyarakat bisa memilih politisi yang diharapkan,&#8221; pungkasnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/buya-banyak-politisi-instan-di-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INTERNATIONAL TROPICAL MEDICINE SUMMER SCHOOL</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/international-tropical-medicine-summer-school.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/international-tropical-medicine-summer-school.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 May 2013 09:28:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>damar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda Kegiatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6689</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/ITMSS.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-6690" alt="ITMSS" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/ITMSS.jpg" width="773" height="1024" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/international-tropical-medicine-summer-school.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Robot Mr. Cool Mk2 Juara I Kontes Robot Tingkat Regional 3</title>
		<link>http://www.umy.ac.id/mr-cool-mk-2-lolos-ke-kontes-robot-nasional.html</link>
		<comments>http://www.umy.ac.id/mr-cool-mk-2-lolos-ke-kontes-robot-nasional.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 May 2013 10:06:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Humas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.umy.ac.id/?p=6680</guid>
		<description><![CDATA[Robot kreasi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil menjadi juara pada Kontes Robot Nasional (KRN) Regional III (Daerah Istimewa Yogyakarta-Jawa Tengah) yang diselenggarakan pada 2-4 Mei 2013 di Universitas Islam Indonesia (UII). Hal ini merupakan langkah awal tim robot UMY menuju final tingkat nasional kontes robot Juni nanti. Demikian disampaikan oleh Rama Okta [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_1779.jpg"><img class="alignleft  wp-image-6681" style="border: 2px solid black; margin: 5px;" alt="IMG_1779" src="http://www.umy.ac.id/wp-content/uploads/2013/05/IMG_1779-300x200.jpg" width="270" height="180" /></a>Robot kreasi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil menjadi juara pada Kontes Robot Nasional (KRN) Regional III (Daerah Istimewa Yogyakarta-Jawa Tengah) yang diselenggarakan pada 2-4 Mei 2013 di Universitas Islam Indonesia (UII). Hal ini merupakan langkah awal tim robot UMY menuju final tingkat nasional kontes robot Juni nanti.</p>
<p>Demikian disampaikan oleh Rama Okta Wiyagi, ST. selaku pembimbing saat diwawancarai pada Selasa, (07/05) di Laboratorium Teknik Elektro Kampus Terpadu UMY. Tim robot UMY yang dinamai Mr. Cool MK 2 terdiri dari Aji Ardiansyah Saputra, Syaiful Mansur, dan Amarullah Zulkarnain merupakan kategori Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) berkaki. Robot Mr. Cool MK 2 buatan mereka ternyata mampu mengalahkan 19 robot dari PTN/PTS se DIY-Jateng dalam kontes ini.</p>
<p>Rama menjelaskan bahwa awalnya UMY mengirimkan tiga tim robot yang terdiri dari Mr.Cool MK 2 KRPAI berkaki, tim Xantrix KRPAI beroda, dan tim Hanoman Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI). &#8220;Dari ketiganya, Mr. Cool MK 2 yang berhasil lolos ke babak final nantinya. Mr. Cool MK 2 sendiri merupakan robot yang dirancang untuk memadamkan api dalam jarak 30 cm,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Mr. Cool MK 2, imbuh Dosen Teknik Elektro UMY ini satu-satunya robot yang mampu memadamkan api. &#8220;Mr. Cool MK 2 sama seperti robot yang lain yang memiliki sensor yang nantinya akan dibaca oleh kontroler kemudian digerakan oleh aquator sehingga robot ini dapat memadamkan titik api dari sebuah lilin dengan jarak 30 cm,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Selain itu, Rama menuturkan bahwa robot jenis berkaki ini menggunakan tenaga angin untuk memadamkan api. &#8220;Robot ini dapat membaca dimana titik api tersebut, dan langsung memadamkan api dengan kekuatan angin yang dimiliki. Peran penting dalam robot ini adalah sensor apinya, sehingga robot ini mampu memadamkan api dengan baik,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Rama memaparkan bahwa Mr. Cool MK 2 merupakan satu-satunya robot yang bisa memadamkan api secara sempurna pada kontes ini. Sehingga untuk kategori KRPAI Berkaki tidak ada juara 2 dan juara 3, hanya ada UMY sebagai juaranya. &#8220;Mr. Cool MK 2 ini sudah kami rancang dari dua tahun sebelum kontes ini, dan kami sangat bangga ketika hanya Mr. Cool MK 2 inilah yang mampu memadamkan api secara sempurna,&#8221; paparnya.</p>
<p>Senada dengan hal tersebut Syaiful salah satu mahasiswa dari Tim robot ini berharap bahwa nantinya robot ini bisa mengikuti kontes robot lainnya. &#8220;Tidak hanya mengikuti kontes robot saja, tapi bisa lebih dikembangkan untuk benar-benar dimanfaatkan sebagai alat pemadam kebakaran,&#8221; ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.umy.ac.id/mr-cool-mk-2-lolos-ke-kontes-robot-nasional.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
