Dr. Titin Purwaningsih: Kepala Program Studi Baru Ilmu Pemerintahan

Agustus 14, 2015 oleh : BHP UMY

20150813_132129

Dalam rapat tahunan Ilmu Pemerintahan (IP) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Titin Purwaningsih terpilih sebagai kepala baru dari program studi IP. Dalam pemilihan tersebut terdapat 3 kandidat lain yaitu Rahmawati Husein, Ph.D., Dr. Inu Kencana Syafi’i, dan Bambang Eka, M.Si. Namun sebagian besar dosen setuju untuk memutuskan Dr. Titin Purwaningsih sebagai pemimpin baru mereka.

Dalam pernyataan setelah pemilihan tersebut, Dr. Titin menyampaikan bahwa ada banyak strategi dan perencanaan jangka panjang yang harus dilakukan oleh semua pihak untuk membuat IP lebih mengglobal dan menjadi jurusan terkemuka di bidangnya di Indonesia. “Kami telah mendapatkan banyak prestasi, dan di masa depan kita harus bekerja lebih keras untuk memperluas pengaruh dan jaringan kami tidak hanya di ASEAN tetapi juga kawasan Asia-Pasifik,” Dr. Titin mengakhiri pidatonya.

Selain itu, Mantan Ketua IP Dr Suranto, Direktur JK School of Government Dr. Ahmad Nurmandi, Direktur International of Governmental Studies (iGov) Eko Priyo Purnomo, Ph.D., dan Direktur Master Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Affair Dr Dyah Mutiarin juga menyampaikan laporan tahunan.

Dr. Suranto menguraikan banyak target yang dapat dicapai dalam periodenya. Salah satu hal yang menakjubkan bahwa sebagian dosen IP sudah bergelar Ph.D. “Alhamdulillah, 19 dari 24 dosen adalah doktor atau calon doktor, sementara yang lain sedang mempersiapkan untuk mengejar program doktor mereka seperti Davif Effendi yang ingin melanjutkan studi di USA,” ujarnya.

Selain itu, Dr. Ahmad Nurmandi dan Dr. Dyah Mutiarin juga mempresentasikan rencana baru untuk program magister di masa depan. Rencana tersebut adalah adanya kelas khusus untuk wartawan dari media massa yang akan didanai oleh wakil presiden Indonesia Jusuf Kalla. Program ini rencananya juga akan dilakukan di Jakarta dan Yogyakarta. Mereka juga menambahkan bahwa pihak pascasarjana selalu mendorong mahasiswa magister untuk pergi ke luar negeri seperti negara-negara ASEAN untuk call for paper atau mengikuti konferensi untuk mempublikasikan penelitian mereka di tingkat internasional dengan dana dari JK School of Government.

Sementara itu, Direktur IGOV Eko Priyo Purnomo, Ph.D. juga memaparkan pencapaian pada periodenya. IGOV menandatangani MOU dengan beberapa universitas di Thailand, Filipina, dan Malaysia. “Sebelum saya menjadi direktur, berdasarkan catatan IGOV, hanya ada satu universitas mitra dalam program pertukaran. Namun, sekarang kami memiliki lebih dari lima universitas, yaitu Khon Khaen University, Thammasat University, Maejo University, Universitas Sains Malaysia, dan Universitas De la Salle di Filipina. Selain itu, InsyaAllah, pihak kami akan bertemu untuk membuat beberapa perjanjian (kesepakatan) dengan Islamic University of Malaysia pada hari Jumat (14/8), “kata Eko.