Dosen FH Perdata UMY Persembahkan Buku untuk Prof. Ismijatie Jenie

Februari 10, 2016 oleh : BHP UMY

IMG_2354Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FH UMY) yang tergabung dalam bidang kajian hukum perdata, memberikan persembahan sebuah buku “Bunga Rampai Hukum Keperdataan” kepada guru besar FH UMY, Prof. Dr. Siti Ismijatie Jenie, S.H., C.N. Buku Bunga Rampai yang merupakan hasil karya para dosen hukum perdata tersebut, diberikan saat bertepatan pada acara memperingati 70 tahun Prof. Ismijatie Jenie, yang berlangsung di ruang sidang FH UMY, Rabu (10/2).

Dalam sambutan Dekan Fakultas Hukum UMY, Dr. Trisno Raharjo, S.H., M.Hum., mengungkapkan Prof. Ismijatie merupakan salah satu pakar hukum di bidang hukum keperdataan lulusan Universitas Gadjah Mada. Kiprah Prof. Ismijatie sejak tahun 2012 di UMY, juga berperan sebagai salah satu tokoh yang membantu proses berdirinya fakultas hukum. Buku Bunga Rampai yang diberikan tersebut merupakan hasil karya dari dosen Hukum perdata UMY yang juga merupakan murid – murid dari Prof. Ismijatie. “Para penulis tersebut sebenarnya murid-murid dari Prof. Ismijatie. Persembahan buku di hari peringatan 70 tahun beliau (Prof. Ismijatie, red) merupakan persembahan murid kepada gurunya,” Ungkap Trisno.

Kesembilan penulis tersebut yaitu Hj. Fadia Fitriyanti, S.H., M.Hum., M.Kn., Dewi Nurul Musjtari, S.H., M.Hum., Dr. Leli Joko Suryono, S.H., M.Hum. (Cand.), Dr. H. Mukti Fajar, S.H., M.Hum, Prihati Yuniarlin S.H.,M.Hum., Ahdiana Yuni Lestari, SH.,M.Hum, Wiratmanto, SH., M.Hum, Danang Wahyu Muhammad, SH.,MHum., dan Endang Heriyani S.H.,M.Hum.

Buku Bunga Rampai itu sendiri berisi beragam ulasan yang berhubungan dengan hukum keperdataan. Dalam pembahasan yang disampaikan oleh Dekan FH tersebut mengungkapkan bahwa dalam hukum perdata meliputi tiga hukum. Diantaranya hukum perjanjian, hukum harta kekayaan, dan sistem hukum waris. “Tulisan dari para penulis tersebut mengarah ke sana (tiga hukum, red). Dengan topik masing-masing ada yang melihat hukum perdata Internasional dari perspektif masyarakat Asean, ada juga yang melihat dari bagaimana ketahanan pangan internasional, perjanjian antar pasien dan dokter, perjanjian kerja ataupun institusi. Pemilihan topik tersebut juga sesuai dengan minat dosen-dosen hukum perdata,” jelasnya.

Selain itu, Trisno menambahkan bahwa persembahan Buku Bunga Rampai yang ditujukan untuk Prof. Ismijatie tersebut akan diterbitkan untuk fakultas-fakultas hukum di seluruh Indonesia. “Rencana akan diterbitkan namun terbatas. Saya kira tidak akan dijual secara luas, karena memang buku ini hanya diberikan sebagai hadiah kepada rof. Ismijatie. Kalau bisa nanti juga akan diberikan kepada fakultas-fakultas hukum di Indonesia sebagai bahan referensi mahasiswa hukum di bidang perdata,” Imbuhnya. (hv)