Bahasa Jepang Masih Jadi Bahasa yang Susah Dipahami

Maret 9, 2018 oleh : BHP UMY

Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta (PBJ UMY) kembali mengadakan kuliah umum bersama dosen dari Aichi Prefectural University. Dalam kuliah umum yang diadakan di amphitheater gedung E7 lantai 5 KH Ibrahim pada Jumat (9/3) membahas mengenai berbagai macam penggunaan kata dalam bahasa Jepang. Berbagai macam penggunaan dan penempatan imbuhan dalam bahasa Jepang sangatlah kompleks. Diketahui dalam presentasi yang dipaparkan oleh Prof Miyatani Atsumi, kesusahan dalam memahami bahasa Jepang terletak di posisi paling atas.

“Sangat sulit untuk memahami bahasa Jepang. Bila tidak dapat menempatkan posisi pembicaraan yang tepat, akan mengakibatkan sering terjadi kesalahpahaman dalam berkomunikasi,” ujar Miyatani dosen di School of Foreign Studies: Department of International and Cultural Studies, Aichi Prefectural University. Melihat fakta tersebut, sebagai mahasiswa Pendidikan bahasa Jepang lantas perlu untuk lebih mengetahui mengenai arti penting dalam setiap penggunaan bahasa Jepang, mulai dari imbuhan hingga kata apa saja yang tidak sepantasnya diucapkan.

Ketua program studi bahasa Jepang, Sonda Sanjaya, S.S, M.Pd mengungkapkan bahwa awal mula terselenggarannya acara ini karena permintaan dari Prof. Miyatani. “Program Studi Bahasa Jepang diminta untuk mengadakan pelatihan bahasa jepang dengan target mahasiswa tingkat 3, karena harapannya mahasiswa tingkat 3 telah lebih mengetahui mengenai bahasa Jepang,” tambahnya. Melalui kuliah umum dengan materi metode pembelajaran Bahasa Jepang ini mahasiswa dan dosen diharapkan dapat menggunakan dan memanfaatkan metode tersebut sebagai alternatif dalam proses belajar mengajar.

Sonda kembali mengungkapkan bahwa adanya kuliah umum bersama Prof Miyatani Atsumi, juga berupaya untuk lebih menimbulkan atmosfer berbahasa Jepang dengan baik dan dapat merasakan langsung belajar bersama native speaker dari Jepang. “Kami pun berharap dengan adanya acara ini, kami dapat menyukseskan internasionalisasi kampus dan juga prodi kami,” imbuhnya.

Acara yang dilakukan Program studi Bahasa jepang tidak berhenti hanya sampai kuliah umum saja, namun pada hari Selasa dan Rabu mendatang, akan ada praktik belajar Bahasa Jepang dengan metode Prof Miyatani dan juga nantinya beberapa dosen akan dilibatkan. “Di akhir nanti, hasil kegiatan, akan menjadi suatu artikel penelitian hasi penelitian beliau yang melibatkan dosen PBJ UMY,” tutupnya (Darel)