Agar Penelitian Dimuat Pada Jurnal, Kuasai Ilmu Penelitian

Februari 10, 2015 oleh : BHP UMY

HUDAIB 2Penelitian sudah menjadi suatu keharusan di setiap jenjang pendidikan, baik di tingkat sarjana, master, maupun doktor. Publikasi Penelitian melalui jurnal merupakan nilai tambah kelulusan mahasiswa dan juga kapabilitas akademisi dalam kontribusinya mengembangkan ilmu pengetahuan. Akan tetapi masih sedikit sekali penelitian yang berhasil dipublikasi melalui jurnal, oleh karena itu hendaknya peneliti menguasai ilmu penelitian dengan baik seta memahami bagaimana karakter hasil penelitian yang berpeluang untuk dimuat dalam jurnal.

Hal tersebut diungkapkan oleh Editor Jurnal Internasional University of Glasgow, Britania Raya Dr. Muhammad Hudaib, saat menjadi pembicara utama dalam seminar internasional dengan topik pembahasan “Exploring Research Areas in Islamic Accounting, Bussiness and Economic”, yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FE-UMY), bertempat di Ruang Sidang AR. Fachruddin A UMY, Selasa (10/2).

Hudaib menjelaskan, agar penelitian bisa dimuat pada jurnal terkreditasi ataupun tidak, penulis harus mempunyai pengetahuan tentang penelitian, mencakup metode, praktik nyata dalam penelitian, dan memahami apa yang menjadi dampak dari penelitian tersebut. Menurut Hudaib ketiga hal ini menjadi hal yang sangat penting agar tulisan dapat di muat dalam Jurnal.

“Agar penelitian kita jaminan masuk kedalam Jurnal terakreditasi atau tidak sebagai bentuk publikasi penulis, yang pertama dibutuhkan adalah pengetahuan seseorang peneliti tentang penelitian yang ingin dilakukan, seperti metode penelitian, praktik yang nyata dalam penelitian seperti observasi ataupun wawancara dan sebagainya, dan memahami apa yang menjadi dampak dari penelitian tersebut. Ketiga hal inilah yang menjadi penting saat kita merancang suatu penelitian” ujarnya.

Hudaib menambahkan, penampilan artikel juga merupakan faktor penting agar bisa dimuat dalam jurnal. Penampilan tersebut terlihat dari judul yang menarik, pengantar pembahasan yang mampu menarik pembaca dan fokus pada topik yang akan dibahas dalam tulisan, serta metode penelitian yang digunakan.

“Saat anda membuat artikel, penampilannya juga penting, dan ini menjadi perhatian editor jurnal, penampilan itu adalah judul yang menarik, pengantar pembahasan yang mampu menarik pembaca dan fokus pada topik pembahasan, metode penelitian yang jelas dan objektif, dan yang terakhir editor akan meriview orisinilitas dari artikel yang Anda tulis. Jika Anda ingin mempublikasikan pada Jurnal internasional, maka akan lebih baik jika topik yang anda angkat adalah mengenai isu yang sedang menjadi perbincangan atau masalah internasional, karena cakupan pembaca jurnal internasional lebih luas” jelasnya.

Selain itu, Hudaib mengatakan, jika ingin dipublikasi pada jurnal baik dalam skala nasional maupun internasional, dirinya menjelaskan cara memilih jurnal terbaik adalah dengan mempertimbangkan jurnal yang aktif membahas suatu ilmu, yang sesuai dengan pekerjaan dan reputasi Anda dalam suatu bidang. Ia mencontohkan misalnya fokus pada ekonomi Islam, maka tulisan seharusnya dikirim pada jurnal yang sering memuat tulisan tentang ekonomi dan Islam.

Hudaib juga perpesan, hendaknya penelitian menjadi gaya hidup dan juga aktifitas yang paling sering dilakukan oleh para mahasiswa dan akademisi lainya, karena menurutnya penelitian merupakan faktor penting dalam mengembangkan kualitas kehidupan dan diharapkan mampu menjadi kontribusi dalam ilmu pengetahuan.

“Dipublikasikan atau tidaknya penelitian anda, saya berpesan kepada anda semua, bahwa harusnya penelitian merupakan gaya hidup atau aktifitas yang paling sering anda lakukan. Anda sebagai mahasiswa dan para akademisi lainnya, sudah seharusnya menjadikan penelitian sebagai aktifitas yang paling sering anda lakukan. Menurut saya penelitian itu merupakan suatu faktor yang penting untuk mengembangkan kualitas hidup anda dan orang banyak, dan jika dipublikasikan juga bisa menjadi kontribusi A​nda dalam ilmu pengetahuan” imbuhnya.

Selain Hudaib, Seminar Internasional juga disampaikan oleh dosen program studi Akuntasi UMY Dr. Rizal Yaya, Ak., CA dengan pembahasan mengenai perkembangan akuntansi Islam di Indonesia yang dipandu oleh Dr. Muhammad Akhyar Adnan, AK., CA (dosen akuntasi FE-UMY) sebagai moderator. Peserta seminar dari kalangan mahasiswa, dosen Fakultas Ekonomi UMY, dan juga dosen dan mahasiswa dari Universitas Ahamad Dahlan (UAD) Yogyakarta. (Shidqi)