31 Tahun, UMY Muda Mendunia

Februari 29, 2012 oleh : BHP UMY

Lembaga pendidikan tinggi nasional harus mampu merespon tantangan globalisasi ekonomi dan revolusi teknologi dengan baik. Dua hal tersebut merupakan kekuatan besar yang sangat mempengaruhi dunia perguruan tinggi saat ini. Jika tidak maka diperkirakan lembaga tersebut tidak akan mampu mempertahankan eksistensinya dan kehilangan peranannya di masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Ir. H. M. Dasron Hamid, M.Sc saat ditemui dalam persiapan Malam Refleksi Milad Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ke 31 bersama Ari Ginanjar di Kampus Terpadu UMY, Rabu (29/2).

Dasron menjelaskan untuk menghadapi tantangan tersebut maka UMY yang pada 1 Maret nanti akan memasuki usia ke 31 tahun mengangkat slogan Muda Mendunia. “Dengan usianya yang masih tergolong muda ini, UMY sudah memiliki jaringan yang sangat luas antara lain telah bekerjasama dengan pemerintah dan perguruan tinggi di beberapa negara seperti Belanda, Amerika, Australia, Inggris, Jepang, Korea, Cina, Thailand, Singapura, Malaysia dan lain-lain” jelasnya.

“Slogan Muda Mendunia ini juga menegaskan bahwa sampai dengan saat ini UMY telah memiliki segudang prestasi yang diraih oleh mahasiswa dan dosen baik itu akademik maupun non akademik yang telah diakui secara regional, nasional dan internasional” tambahnya.

Menurut Dasron, globalisasi ekonomi ini berlangsung dengan cepat dan disatu sisi memberikan kesempatan besar bagi perguruan tinggi untuk memberikan pelayanan ilmu pengetahuan pada pemerintah, masyarakat dan dunia usaha. “Dengan melihat kondisi tersebut maka perguruan tinggi harus mampu menempatkan pada posisi seimbang sehingga peran dan fungsinya dalam pengembangan ilmu berjalan dengan baik” ungkapnya.

Akhirnya Dasron berharap dengan meningkatkan kualitas sumber daya dan meningkatkan strategi promosi yang  baik maka UMY akan tetap eksis dan memiliki peran dimasyarakat serta dapat mencetak calon pemimpin bangsa yang bermoral dan berbudaya demokratis.(Sakti/Intan)