31 Mahasiswa UMY Ikuti AUYS 2015

Februari 10, 2015 oleh : BHP UMY

31 mahasiswa UMY yang menjadi delegasi dalam AUYS 2015

Sebanyak 31 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terpilih menjadi salah satu delegasi dalam kegiatan Asean University Youth Summit (AUYS) 2015. Kegiatan AUYS 2015 ini diselenggarakan pada 26 hingga 29 Januari 2015 di Universitas Utara Malaysia (UUM), Kedah, Malaysia. Acara yang mengusung tema “ASEAN Youth Network Through Volunteerism” ini juga dihadiri oleh 152 delegasi dari universitas-universitas di Asia Tenggara.

Menurut salah seorang perwakilan delegasi UMY, Mahfudz Khoirul Amin (mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2012), kegiatan tersebut bertujuan untuk membangun relasi volunteerism di ASEAN. “Selain itu juga untuk membuka networking sebagai kolaborasi aksi nyata generasi muda dalam mengembangkan masyarakat, menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015,” ujarnya saat ditemui di Biro Humas UMY, Selasa (10/2).

Mahfudz juga mengatakan jika kegiatan AUYS tersebut terbagi dalam beberapa macam kegiatan, diantaranya Round Table Discussion, Resolution of Round Table Discussion, Sharing P2A Members, dan kegiatan volunteerism di Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK). “Sebelum acara Round Table Discussion, ada pidato pembukaan dan peresmian dari Menteri Besar, YAB Dato Seri Haji Mukhriz Tun Mahathir. Dalam pidatonya beliau menekankan pentingnya generasi muda dalam satu komunitas ASEAN yang semakin terintegrasi, terutama dalam hal pendidikan, kesetaraan gender dan pemberdayaan pemuda. Setelah acara pembukaan barulah kegiatan dilanjutkan dengan acara Round Table Discussion 1 yang membahas tema utama The Role of Youth Volunteers as Agent of Change Toward ASEAN Community 2015,” jelasnya.

Dalam acara Round Table Discussion tersebut, lanjut Mahfudz lagi, juga menuntut masing-masing delegasi untuk menceritakan mengenai kegiatan volunteerism di negaranya masing-masing. Acara Round Table Discussion kemudian ditutup dengan Resolution of Round Table Discussion, yang membahas tema “Strengthening Youth Volunteering in ASEAN”. “Lalu pada malam harinya dilanjutkan dengan kegiatan sharing mengenai P2A members atau Pessage to ASEAN. Pessage to ASEAN ini merupakan sebuah wadah bagi universitas-universitas yang tergabung dalam P2A untuk melakukan kegiatan sit-in atau pertukaran mahasiswa antar anggota P2A,” ujarnya.

Adapun kegiatan volunteerism di sekolah dasar dan TK yang dilakukan pada keesokan harinya, melibatkan seluruh delegasi AUYS untuk membantu mengajar para guru, bermain dengan para siswa, serta membersihkan lingkungan sekolah bersama anak-anak yang ada di sekolah tersebut. “Malam harinya dilanjutkan dengan acara closing ceremony and cultural performance dari masing-masing negara. Dan dalam acara penutupan ini pula, salah seorang dari delegasi UMY, yakni Dedy Yanuar dari Jurusan HI berkesempatan mewakili seluruh delegasi untuk menyampaikan pidato penutupan serta menyampaikan resolusi mengenai hasil dari Round Table Discussion, salah satunya yakni menghimbau pada organisasi – organisasi mahasiswa, terutama yang bergerak dalam bidang volunteerism, untuk saling berbagi pengalaman, berdiskusi, dan belajar dari organisasi – organisasi yang lebih besar terutama NGO internasional,” ungkap Mahfudz lagi.

Mahfudz serta teman-temanya pun berharap agar generasi muda, terutama mahasiswa bisa lebih prihatin atau tidak acuh terhadap masyarakat dan juga turut memikirkan kemajuan serta perkembangan masyarakat sekitarnya. “Sebagai agent of change, mahasiswa juga harus ikut serta dalam pembangunan masyarakat, terutama dalam pendidikan masyarakat. Seperti mengajar TPA, mengadakan sosialisasi kesehatan di kampung, membantu memecahkan persoalan masyarakat seperti masalah irigasi, listrik, mengadakan pengajaran dan lain sebagainya. Selain itu, kegiatan – kegiatan volunteerism tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan karena kewajiban atau tugas dari kampus saja, akan tetapi dilakukan atas dasar kesadaran dalam diri pribadi, sehingga tidak ada lagi mahasiswa yang apatis dan cuek dengan kemajuan masyrakat di sekitarnya,” papar Mahfudz lagi yang juga aktif dalam kegiatan UKM Bahasa Arab Al-Mujaddid dan asrama mahasiswa, Unires UMY.