​Ilmu Manajemen Bermanfaat Untuk Kelangsungan Hidup Manusia

April 23, 2015 oleh : BHP UMY

ICoMS 2Ilmu manajemen selama ini masih selalu dikaitkan dengan bidang ekonomi. Padahal lebih dari itu, ilmu manajemen dapat pula diterapkan dalam segala bidang keilmuan. Bahkan ilmu manajemen itu sendiri juga memiliki manfaat tersendiri bagi kelangsungan hidup umat manusia.

Demikian dipaparkan Dr. Zainal Abidin Mohamed, dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), saat menjadi Keynote Speech dalam seminar internasional Conference of Management Sciences (ICoMS) bertajuk “The Rule of Management Sciences for Benefit on the People”. Seminar internasional yang diselenggarakan oleh program studi Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Kamis (23/4) ini juga selain dalam rangka menyambut ASEAN Economic Community (AEC) 2015 juga sebagai rangkaian acara dari Milad ke-34 UMY.

Dr. Zainal Abidin dalam sambutannya menjelaskan panjang lebar mengenai manfaat ilmu manajemen tersebut untuk kelangsungan hidup umat manusia. Salah satu manfaatnnya menurutnya adalah segala sesuatu yang dibutuhkan oleh manusia akan bisa diatur dengan baik, seperti kebutuhannya akan kesehatan, makanan, gaya hidup, dan pekerjaan. “Penerapan ilmu manajeman dalam kehidupan ini akan sangat bermanfaat. Karena segala sesuatunya bisa di atur dengan baik melalui ilmu manajemen. Jika kehidupan ini tidak diatur dengan ilmu manajemen maka akan ada dampak yang akan terjadi pada kehidupan manusia, yaitu produktifitas sumber daya manusia yang hanya berorientasi pada kerja yang tidak manusiawi,” paparnya.

Dr. Zainal juga mengatakan jika manusia saat ini hanya berorientasi pada materi saja, yang kemudian membuat dirinya memacu kerja dengan berlebihan. Akibatnya, ia tidak bisa mempertimbangkan bahwa dirinya masih mempunyai sisi emosi dan jiwa yang sama-sama harus diperjuangkan. “Sisi emosi dan jiwa ini juga sama pentingnya untuk diperhatikan. Karena segala hal yang diperbuat berdasar emosi dan jiwa itu harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan di Akhirat,” tegasnya.

Ia pun mengatakan, ilmu manajemen tersebut juga harus diterapkan dalam suatu negara. Jika tidak diterapkan maka dalam negara tersebut akan menimbulkan berbagai aliansi yang menuntut ketidakadilan. Selain itu juga dapat menimbulkan kerusuhan yang dapat mengancam stabilitas suatu negara. “Karena itu, solusinya adalah dengan adanya komunikasi, kesepakatan dan komitmen yang jelas diantara masyarakat atau komunitas untuk mencapai tujuan tertentu. Dan juga mengaplikasikan ilmu manajemen tersebut dalam segala bidang kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, Dr. Retno Widowati PA., M.Si selaku Kepala Prodi Ilmu Manajemen mengatakan, seminar tersebut diselenggarakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang manajemen. Karena ilmu manajemen tersebut selalu berkembang setiap tahunnya. Karena itu dibutuhkan adanya pengembangan dan pembaruan pada ilmu manajemen tersebut.
“Selain itu, seminar dan konferensi internasional ini juga sebagai kontribusi nyata kami kepada bangsa dan negara terkait dengan tantangan dunia memasuki pasar bebas dan memperkuat daya saing antar negara berkembang,” ungkapnya.

Adapun ICoMS ini merupakan kegiatan seminar internasional yang juga bekerja sama dengan University Sains Islam Malaysia (USIM), Tamkang University Taiwan, dan Khon Kan University Thailand. Selain itu untuk pesertanya adalah peserta dari dalam negri dan luar negeri yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan praktisi sebanyak 250 peserta yang turut hadir dalam koferensi ini.

Selain seminar, kofenrensi ini juga akan dilengkapi dengan Presentasi dan Diskusi dari peserta yang mengkumpulkan papper. Papper yang berhasil terkumpul ada 28 papper karena sebelumnya ada 40 papper yang masuk kemudian diseleksi lagi dan terpilihlah 28 papper yang akan dipresentasikan. (hasbi/sakinah)